Berita

PENYEMPROTAN DISINFEKTAN, UPAYA PEMDA TANGANI COVID-19 DI PANGANDARAN

Posted By Operator Pemkab | 27-03-2020 00:19:41 | 101 Kali dibaca

Pangandaran, 26 Maret 2020. Pemerintah Kabupaten Pangandaran terus bekerja keras untuk mencegah penyebaran Virus Corona (COVID-19) di Kabupaten Pangandaran. Kamis (26/03), Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran Dr. Drs. H. Nana Ruhena, M.M selaku TIm Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menugaskan TRC, Damkar serta Pusdalops-PB untuk melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan. Penyemprotan difokuskan di beberapa lokasi yang ada di Kabupaten Pangandaran.

Pelaksanaan penyemprotan ini juga dibantu oleh Dinkes, Dinas KBP3A, TNI dan Polri. Penyemprotan disinfektan dilokasi tersebut didasari oleh intensnya masyarakat untuk berkumpul, baik itu melakukan jual beli maupun kegiatan sosial bermasyarakat lainnya. Adapun lokasi penyemprotan disinfektan tersebut yakni Kantor Bupati Kabupaten Pangandaran, Jalan Raya Cijulang – Pangandaran, Terminal Pangandaran, Sepanjang jalan Pantai Timur – Pantai Barat Pangandaran, dan Jalan Raya Sidamulih – Parigi. Dalam kegiatan ini pula, BPBD serta TNI Polri melaksanakan sosialisasi/woro-woro keliling menggunakan mobil.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pangandaran Dr. Drs. H. Nana Ruhena, M.M mengatakan, “penyemprotan cairan disinfektan ini harus dilakukan, terutama tempat-tempat yang ramai dikunjungi orang sebagai upaya pencegahan dan menekan jumlah penyebaran COVID-19 di Kabupaten Pangandaran,” ujar Nana.

“Dan perlu masyarakat tau, penyemprotan ini dilakukan secara gratis. Jangan sekali-kali dimasa darurat ini ada segelintir oknum melakukan penipuan diatas kepanikan masyarakat,” Nana menambahkan.

Menyikapi banyaknya permintaan penyemprotan dari masyarakat, BPBD Kabupaten Pangandaran memprioritaskan di area publik dahulu, seperti pasar, masjid, perkantoran dan area publik lainnya.

Di bidang pencegahan, yang harus dilakukan adalah memastikan social distancing mesti berjalan, pengurangan kerumunan masyarakat, bersalaman, pertemuan-pertemuan yang tidak perlu sesuai dengan Surat Edaran Bupati Panganaran Nomor 443/1012/SETDA/2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan dan Upaya Pencegahan Terhadap Risiko Penularan Infeksi Corona Virus Diseases-19 (COVID-19) di Kabupaten Pangandaran.

Share