Berita

ASN PANGANDARAN YANG MENINGGAL DI RSUD BANJAR, NEGATIF COVID-19

Posted By Operator Pemkab | 08-04-2020 16:57:10 | 91 Kali dibaca

HUMAS - Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata memastikan bahwa salah seorang ASN yang meninggal di RSUD Kota Banjar pada hari Minggu 5/4/2020, adalah negatif virus covid-19.
“Saya ingin mengumumkan bahwa hasil swab test yang baru diterima hasilnya negatif", tegasnya.

Hasil ini beliau terima dari Labkesda Provinsi Jawa Barat.
“Hasil  swab test yang disampaikan Labkesda Provinsi Jawa Barat langsung, namanya Muharom Niagara hasil test dinyatakan negatif ”, ujarnya.

Hadir pada kesempatan ini Kadis Kesehatan drg. Yani Achmad Marzuki, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Drs. Nana Ruhena.

Hal ini Beliau sampaikan kepada media, setelah menerima hasil swab test. 
“Saya mohon maaf pada masyarakat baru bisa mengumumkan hari ini, karena memang hasilnya baru keluar hari ini, dari kemarin kita menunggu, sehingga belum bisa mengumumkan ke masyarakat karena memang hasilnya belum keluar, karena tidak boleh menduga-duga”, katanya.

Masih menurut beliau, pihaknya juga sudah melakukan rapid test di hari pertama untuk menentukan apakah itu covid-19 atau bukan.
“Pada hari pertama sudah saya perintahkan untuk di test menggunakan rapid test,  tetapi RSU Banjar menyatakan kardiomegali atau pembengkakan jantung. Tapi kita juga ingin mendapat kepastian karena tanda-tandanya hampir sama dengan covid-19, yaitu demam tinggi, sesak napas, maka kita melakukan swab test”, katanya.

Lanjut Bupati, Kabupaten Pangandaran memang masih daerah hijau tetapi bukan berarti bebas, tetap harus melaksanakan penanganan dan pencegahan penyebaran virus covid-19.
“Sampai hari ini, saya sampaikan kepada masyarakat artinya kita masih daerah hijau tetapi bukan berarti sebebasnya, physical distancing, sosial distancing harus tetap dilakukan, kalau ada acara yang begitu penting harus memakai protokol kesehatan dan yang paling penting semua orang memakai masker”, ujarnya.

Pada kesempatan ini, beliaupun mengajak untuk menggalakan memakai masker di setiap kesempatan untuk pencegahan penularan virus covid-19.
“Saya ingin bersama-sama mari kita galakan bersama memakai masker, saya mohon keluar ketemu orang semua memakai masker itu upaya pencegahan sesuai petunjuk dari WHO yang disampaikan melalui juru bicara pengendalian covid-19 tingkat pusat”, ajaknya.

Iapun memastikan pemerintah akan membagikan masker untuk di bagikan kepada warga.
“Pemerintah daerah akan membagikan masker kurang lebih 100 ribu, saya kira gunakan itu sebaik-baiknya”. (adesoed)


Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan
AGUS SUPRIATNA. SH.

Share