Berita

4.125 PELAKU WISATA MENDAPAT BANTUAN SEMBAKO

Posted By Operator Pemkab | 22-05-2020 09:01:54 | 16 Kali dibaca

HUMAS - Para pelaku wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran mendapat bantuan sembako yang berasal dari Kementerian Pariwisata dan Kreatif Republik Indonesia, bertempat di Islamic Center Pangandaran. Kamis, 21/5/2020.

Sebanyak 4.125 para pelaku wisata yang menerima paket sembako terdiri dari pramuwisata, karyawan, pemandu, pekerja, kasir, sekretaris, bagian pemeliharaan gedung, ketua, asisten koki, crew, ABK, juru mudi, marketing, cleaning service, cook/dapur, admin, pengurus pondok, sekuriti, tukang kebun, bendahara, armada, fotografer, pantry, resepsionis, house keeper, SPA, room boy, sewa bugi, sales, cooking, pemandu TWC cagar alam dan body rafting, commis dan life guard/Balawista, mobil gowes, pedagang, operator, pemilik, tukang pijit dan beberapa pelaku wisata lainnya yang sudah terverifikasi.

" Hari ini tentu ada penyerahan khusus bantuan kepada pelaku yang ada di pangandaran, totalnya 4.152 untuk 36 jenis pelaku wisata", ungkap Bupati.

Ia berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi para pelaku usaha wisata.
" Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat, menambah bantuan yang kita alokasikan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran yang sekarang masih tahap kedua", ujarnya.

Menurutnya pelaku wisata merupakan yang terkena dampak ekonomi paling parah akibat covid-19 ini.
"Secara umum semua kena dampak, daya beli kita turun, pergerakan ekonomi kita juga terhambat, kalau nelayan saya kira harga jualnya bagus, petani juga harga padi masih bagus, harga gula juga masih bagus, harga ayam juga sekarang naik, yang terpukul sekali adalah pelaku wisata", paparnya.

Selama tiga bulan sudah pengetatan wilayah telah dijalankan guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
"3 bulan kita bersama-sama belajar bersabar, 3 bulan kita belajar bertawakal, 3 bulan kita mengarungi satu kondisi yang sangat tidak mengenakan", ucapnya.

Berbagai program menurut Bupati dijalankan hal ini beetujuan untuk melindungi warga pangandaran dari covid-19.
"Sebagai orang yang paling bertanggungjawab dibantu dengan Pak Wabup dan seluruh jajaran Pemerintah, mencoba memformulasikan mengambil langkah-langkah di pandang perlu, pertama melindungi warga Pangandaran agar tidak terpapar corona itu nomor satu karena kalau corona satu kecepatan untuk menular itu cepat sekali", ungkapnya.

 

Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Sekretariat Daerah Kabupaten Pangandaran

Share